Pre-Grammy Gala 2026 Rayakan Ikon Musik Dunia di Beverly Hilton
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Rei Ami, from left, EJAE and Audrey Nuna of Huntr/x perform during
Clive Davis’ annual pre-Grammy gala on Saturday night at the Beverly Hilton.
(Kayla Bartkowski / Los Angeles Times)
Acara Pre-Grammy Gala 2026 yang dipandu Clive Davis berlangsung di Beverly Hilton, Los Angeles, 31 Januari 2026, menyorot prestasi tokoh industri musik serta pertunjukan artis ternama sebelum Grammy Awards digelar.
Pre-Grammy Gala tahunan kembali digelar malam sebelum upacara Grammy Awards dan menjadi salah satu agenda puncak Grammy Week 2026. Pertemuan eksklusif ini mempertemukan musisi, pelaku industri, dan selebritas di Beverly Hills, California.
Acara dibuka dengan sambutan dari seorang legenda musik dan dilanjutkan penampilan beragam artis, termasuk nominasi Best New Artist dan musisi papan atas. Performanya mencakup lagu hit dan penghormatan kepada ikon yang telah meninggal dunia dalam setahun terakhir.
Dalam perhelatan ini, pendiri Republic Records, Monte dan Avery Lipman, mendapatkan penghargaan “Grammy Salute to Industry Icons” atas kontribusi mereka dalam industri musik global.
Penghormatan khusus juga ditujukan kepada tokoh-tokoh musik legendaris seperti Bernie Taupin dan Art Garfunkel, yang hadir di panggung untuk berbagi momen musikal yang mengesankan.
Tamu undangan terlihat menikmati malam penuh penghargaan, kolaborasi, dan refleksi atas warisan musik, seiring Grammy Awards yang dijadwalkan berlangsung keesokan harinya.
Pre-Grammy Gala ini menegaskan kembali peran penting acara pendamping Grammy dalam menghormati pencapaian dan pengaruh sosok di industri musik dunia, sekaligus menjadi momentum berkumpulnya talenta dan tokoh besar menjelang Grammy Awards 2026.
Chappell Roan arrived at the Grammys red carpet completely topless Credit: WireImage Penyanyi asal AS, Chappell Roan, mengejutkan publik pada red carpet Grammy Awards 2026 di Los Angeles, AS, dengan mengenakan gaun sheer maroon yang mencuri perhatian dan menjadi perbincangan utama media internasional. Penampilan ini terjadi pada Minggu (1/2/2026) malam, bertepatan dengan nominasi penting yang diraihnya. Chappell Roan, 27 tahun, hadir di 68th Annual Grammy Awards dengan gaun karya Mugler berwarna burgundy yang sangat terbuka, dengan kain tipis yang menggantung dari cincin di bagian dada. Desain ini memamerkan seni tato tubuh sementara serta detil unik lainnya yang membuatnya menjadi sorotan. Gaun tersebut menampilkan potongan sheer yang hampir transparan, dengan lapisan kedua yang nyaris tak terlihat dan membuat tato bergaya seni tubuh terlihat jelas di bawahnya. Aksesori berupa choker emas dan sandal bertali melengkapi keseluruhan tampilan fashion berani ini. Penampilan Roan in...
Lawyers for former President Bill Clinton and Hillary Clinton, the former secretary of state, made an offer for Mr. Clinton to testify before the House Oversight Committee after initially refusing. Credit Pool photo by Ricky Carioti Ketegangan antara mantan Presiden AS Bill Clinton dan mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton dengan DPR Amerika Serikat memuncak setelah tawaran mereka untuk memberikan wawancara terbatas dalam penyelidikan Jeffrey Epstein ditolak oleh Ketua Komite Pengawasan DPR, Rep. James Comer. Penolakan ini semakin mendekatkan kemungkinan pemungutan suara untuk menempatkan kedua tokoh itu dalam contempt of Congress —langkah yang langka dalam politik AS. Rep. James Comer, Ketua Komite Pengawasan DPR yang dikuasai Partai Republik, pada Senin menolak proposal dari penasihat hukum Bill dan Hillary Clinton untuk memberikan wawancara tertulis selama empat jam bagi mantan presiden dan deklarasi bersumpah dari Hillary terkait penyelidikan t...
Getty Images / Bloomberg. Rangkaian dokumen hukum terbaru dari gugatan pencemaran nama baik tahun 2015 kini tersedia bagi publik, mengungkap rincian baru mengenai operasi perdagangan seks Jeffrey Epstein. Pengadilan Federal Manhattan terus merilis ribuan halaman yang mencakup nama-nama tokoh berpengaruh, menciptakan tekanan politik baru di Washington dan London. Langkah hukum ini berakar pada penyelesaian kasus antara korban Virginia Giuffre dan kaki tangan Epstein, Ghislaine Maxwell. Dokumen yang sering disebut sebagai "Epstein Files" ini bukan sekadar daftar kontak, melainkan kumpulan deposisi, korespondensi email, dan laporan saksi yang merinci bagaimana akses kekuasaan digunakan untuk menutupi eksploitasi. Beberapa nama besar dari dunia politik, bisnis, hingga sains muncul dalam kesaksian tersebut. Namun, para pakar hukum menekankan bahwa penyebutan nama dalam dokumen ini tidak secara otomatis berarti adanya keterlibatan dalam aktivitas ilegal. Rilis ini memicu perde...
Comments
Post a Comment